5 DJ Yang Paling Ditunggu Sepanjang Gelaran DWP

Berawal dari sebuah acara di club pada tahun 2008, yakni Blowfish Warehouse Project, lalu berubah menjadi Djakarta Warehouse Project (DWP) di tahun 2010 dengan mendatangkan Ferry Corsten, Kaskade, dan Dash Berlin, nama DWP kini menjelma menjadi raksasa rave party terbesar se-Asia. Bahkan pada tahun 2015 lalu, DWP didaulat sebagai pemenang The Best of EDM Festival versi EDM Sauce, salah satu situs berita yang dikenal selalu membahas segala tentang musik elektronik.

Tiap tahunnya, DWP konsisten mendatangkan nama-nama besar untuk menghibur para ravers Indonesia dan mancanegara, meskipun beberapa kesempatan DWP selalu ada pengulangan line up, namun setlist yang dibawakan pun tentunya berbeda. Berikut top 5 DJ yang penampilannya meninggalkan kesan tersendiri bagi para penikmat electronic dance music (EDM) selama gelaran DWP berlangsung 6 tahun terakhir ini versi Goers:

1. Most Beloved DJ from United States

GOERS - DJ favorit DWP
edmsauce.com

Setelah tampil di DWP edisi perdana di tahun 2010, Kaskade sejatinya dijadwalkan juga bermain di DWP 2014, namun karena alasan kesehatan, beberapa jam sebelum tampil, penyelenggara Ismaya Live mengumumkan bahwa Kaskade batal tampil. Untuk mengobati kekecewaan penggemar DJ asal Chicago ini, di DWP 2015 lalu Kaskade akhirnya muncul dengan energi yang luar biasa dengan repertoar house music mulai dari proggresive, electro, hingga deep menyihir puluhan ribu party-goers meski di bawah guyuran hujan yang sempat membasahi area JIExpo Kemayoran.

Klimaksnya adalah ketika Kaskade memainkan salah satu hits Galantis yakni ‘Runaway (U & I)’, vokal sing along dari lagu yang menjadi nominasi Grammy Awards untuk kategori best remixed recording non classical ini memecah keheningan malam.

Kerja keras Kaskade di skena musik elektronik San Fransisco membawanya kini menjadi salah satu talenta DJ yang sangat dihormati. Dirinya juga sempat menjadi tour guide bagi turis Jepang di New York, dan uniknya Kaskade mengaku selama karirnya, dia tak pernah minum alkohol, karena setiap penampilan dirinya hanya ingin disediakan caramel corn dan diet coke. Tak heran, dengan sikap positifnya ini, Kaskade menghimpun banyak penggemar di berbagai macam negara. Kaskade dalam salah satu wawancaranya di New York Times sempat mengutarakan jika dirinya ingin sekali mengubah budaya dance music festival agar tidak selalu diidentikkan dengan obat-obatan terlarang dan konsumsi alkohol berlebihan.

2. Big Sensation from Kashmir

GOERS - DJ favorit DWP
weraveyou.com

Mengawali karirnya di belakang layar sebagai produser dan memproduksi musik hip hop bersama David Benjamin di kolektif The Cataracs, kini Niles Hollowel-Dhar atau lebih dikenal dengan nama KSHMR (kashmir, red) menjadi salah satu DJ yang paling dinanti di setiap festival musik elektronik dunia. Keunikan dirinya terletak pada racikan drops yang menyelipkan sentuhan suara-suara khas India dan Arab. DWP 2016 mendatang akan menjadi kesempatan pertama dirinya tampil di Indonesia dengan membawakan setlist dari EP The Lion Across The Field.

KSHMR langsung menyita perhatian music-enthusiast terbukti saat rilisan pertamanya ‘Megalodon’ langsung meledak. Ciri khas orkestra, hard-hitting, dan sedikit sentuhan extravagant, KSHMR semakin mewarnai kancah permusikan elektronik dunia. Tak perlu menunggu terlalu lama, KSHMR dengan nomor ‘Secrets’ bersama Tiesto dan ‘Karate’ bersama R3hab langsung merajai chart seiring pertumbuhan pesat penggemar yang saat itu masih belum mengetahui sosok KSHMR seperti apa karena dirinya sengaja menjadi misterius, hingga akhirnya dikenalkan oleh Tiesto di Ultra 2015 Miami.

KSHMR memiliki pendirian bahwa seorang DJ harus memiliki preparation yang baik, karena sangat penting untuk memberi pengalaman yang tidak bisa didapatkan daripada saat mendengar musik via online.

Sama halnya seperti Kaskade, KSHMR ingin membuat skena musik elektronik sebagai sarana membangun spektrum positif antar semua yang terlibat di industri ini. KSHMR tidak ingin industri ini dianggap menjadi dunia yang selalu gemerlap, mewah, jet pribadi, dan penthouse suites karena menurutnya semua orang berhak menikmati genre musik ini.

Dalam sebuah wawancara bersama Vandalism Sound, KSHMR berpesan kepada produser-produser muda untuk selalu menjadi diri sendiri, ikuti skenario takdir yang sudah diberikan, dan jangan terobsesi dengan para senior yang sudah sukses karena akan membuat jalan di tempat, buatlah sesuatu yang unik, yang tak pernah dimainkan oleh siapapun, dan yang paling penting adalah tetap rendah hati.

“Knowing what you stand for is the most important factor. Create from the heart and you will be the hardest worker, speak from the heart and you will make all the connections you need. That’s the best advice I can give ..” – KSHMR.

3. The Greatest Dynamic Duo

GOERS - DJ favorit DWP
billboard.com

Sebelum April 2013, tidak pernah ada yang tahu apa itu Jack Ü, namun saat Diplo mengumumkan bahwa Jack Ü adalah projek terbarunya bersama Skrillex, dunia maya pun merespon antusias, terutama para pecinta musik jenis ini. Complex menjuluki Jack Ü adalah the next phase of EDM, Komposisi musik Jack Ü yang begitu kaya dan memuat banyak genre, tanpa menyingkirkan akar musik masing-masing, membuat setiap karya dari mereka begitu cepat diterima publik, apalagi mereka juga pintar mengajak para influencer macam Justin Bieber untuk nomor ‘Where Are Ü Now’, kontan lagu ini hampir 24 jam dimainkan dimana-mana saat era keemasannya tahun lalu.

Saat nomor ‘Where Are Ü Now’ menjadi lagu yang paling sering dimainkan di beberapa radio nasional pada pertengahan tahun 2015, nama kolektif Jack Ü menjadi wishlist yang paling diminta untuk memeriahkan DWP 2015.

Akhirnya, Jack Ü memang tampil dan menjadi magnet kuat di Garudha Land hari pertama. Perpaduan musik dubstep yang diusung Skrillex plus musik electro house yang dimainkan Diplo sangat membuat ravers betah berjoget hingga pergantian hari. DWP patut bangga dengan kedatangan Jack Ü karena sebelumnya, tak ada negara Asia Tenggara, bahkan Asia sekalipun, yang menggelar panggung untuk Jack Ü di tahun 2015. Ambisi global pop-culture yang begitu tinggi dari keduanya dan kepopulerannya secara individual mengantarkan the dynamic duo ini menjadi salah satu yang paling dibicarakan tahun lalu.

“If you want a perfect blend of beautiful loops, soul-piercing vocals, gut-punching bass, and unforgettable melodies, you just need Jack Ü in your playlist. In the face of all of these cultures converging, wee need heads like Skrillex and Diplo: DJs who understand how diverse sounds fit together ..” – Complex.

4. The Unstoppable Maesto of Techno

GOERS - DJ favorit DWP
ibizaticket.com

Tak salah menjuluki dirinya sebagai legenda di skena tekno, karena sejak tahun 1989 Carl Cox sudah aktif di industri ini. Saat dirinya dikonfirmasi akan tampil di DWP 2016, tentunya ini adalah kesempatan berharga melihat langsung penampilan DJ resident dari club papan atas dunia, Space Ibiza. Dalam postingan Instagramnya pekan lalu, terlihat merespon para ravers yang sudah tidak sabar bertemu dengan sang raja Ibiza.

Jakarta I'm coming your way for the @DjakartaWarehouseProject in December! #OHYESOHYES

A post shared by Carl Cox (@carlcoxofficial) on

Gairah Carl Cox di industri ini memang tak perlu diragukan lagi, dirinya adalah one of the most charming DJ in the world, salah satu duta besar musik elektronik, yang paling dihormati, pionir, dan apapun itu namanya.

Dari umur 15 tahun, Carl Cox sudah membeli turntable sendiri dan bekerja sebagai mobile DJ. Salah satu penggagas british rave scene ini adalah sosok paling ikonik untuk musik elektronik, apalagi dengan signature line dirinya yang sangat khas yakni Oh yes-oh yes-oh yes!. Children have Santa Claus. Buddhists have Buddha. Ravers have Carl Cox.  

5. Heroes from Sweden

GOERS - DJ favorit DWP
hitsync.net

Moment paling dramatik saat DWP 2013 di Eco Park Ancol tentunya saat Alesso memainkan rendition song ‘If I Lose Myself’ dan ‘Calling (Lose My Mind), gemuruh vokal ravers menggema memecah deburan ombak. Talenta muda asal Swedia yang memiliki nama asli Alessandro Lindblad ini dikenal dengan gaya khasnya meracik lagu proggresive house dengan melodic vibes, drops khas rave, dan vokal. Sayangnya, meski permintaan mendatangkan Alesso selalu tinggi tiap tahunnya, dirinya belum mendapatkan kesempatan kembali datang ke DWP, terakhir Alesso bermain di Indonesia untuk acara Invasion Jakarta pada 2015. Pengakuan terhadap skill DJ yang sangat memperhatikan sosial media dan fesyen ini pun datang dari The Queen of Pop, Madonna, yang menyatakan bahwa Alesso adalah the next big thing in dance music.

Alesso langsung menggebrak dengan menjadi opening act Madonna, berkolaborasi dengan Calvin Harris, dan langsung diberi kontrak eksklusif oleh Def Jam di 2014.

Vokalis One Republic, Ryan Tedder, saat kolaborasi pertamanya di Coachella mengatakan bahwa Alesso adalah sosok yang begitu bergairah dan berdedikasi dan Tedder tidak ragu menyebut Alesso sebagai idolanya.

Alesso kecil lahir di pinggiran Stockholm dari keluarga kelas menengah yang memiliki latar belakang Italia. Alesso mengikuti kursus piano dan tap dance karena dulu dirinya sangat ingin menjadi seperti Michael Jackson. Diumurnya yang ke 16, Alesso menjual motornya untuk membeli laptop yang dipakai dirinya untuk memproduksi lagu dan memainkannya di salah satu cafe, hingga akhirnya tidak sengaja ditemukan oleh Sebastian Inggroso, salah satu member kolektif Swedish House Mafia, yang hingga saat ini menjadi mentor Alesso. Inggrosso melihat bakat cemerlang Alesso dalam memproduksi musik. Ciri khas lagu-lagu Alesso adalah musik proggressive yang diselipkan lirik-lirik heartbreak macam Nirvana, karena hal inilah beberapa lagu Alesso sering menjadi anthem untuk anak-anak muda kekinian.

Lima daftar DJ di atas adalah representasi kurasi dari Goers selama DWP yang digelar enam tahun terakhir ini. Tentunya kami paham masih banyak DJ-DJ terbaik yang pantas berada dalam daftar ini, tapi setidaknya lima talenta di atas bisa dibilang sebagai keberhasilan Ismaya Live mendatangkan para pesohor kelas dunia skena musik elektronik, tak heran tiap tahunnya puluhan ribu orang rela berdesak-desakan, basah kuyup, berpeluh keringat demi melihat DJ-DJ ini.


Nah, Goers, kalau kamu engga mau ketinggalan info acara dan aktivitas seru di Jakarta dan Bandung seperti ini, kamu bisa unduh aplikasi kita, yang tersedia di Android dan iOS. Buka aplikasinya untuk mendapatkan rekomendasi harian!

 

Leave A Reply

Navigate